3 Idiots Is A Smart Film! 23
Rabu, 27 Jan '10 08:41
Anda ingin tertawa terpingkal-pingkal selama 3 jam nonstop? Atau ingin merasakan tertawa geli sambil menangis haru sekaligus? Caranya cuma satu: tontonlah 3 Idiots di bioskop. Memang sayang, cuma main di Blitz megaplex, itupun konon dengan 1 copy film hingga harus digilir dari Grand Indonesia, MOI dan sebentar lagi di Blitz Paciifc Place. Sungguh sayang, soalnya film Rajkumar Hirani ini 'patoet dipoedjiken'.
Bayangkan, settingnya ospek di asrama mahasiswa baru, cowok semua, disuruh melorotin celana sambil dikerjain seniornya. Tiba-tiba 1 mahasiswa baru datang, udah telat, ogah diospek pula. Namanya Rancho, langsung melenggang masuk kamar asrama. Seniornya marah dooong...
Satu senior menggebrak kamar Rancho, mengancam akan mengencini pintu kamar bila Rancho tidak keluar dalam 10 hitungan. Rancho di dalam kamar malah asik nyiapin sesuatu. Begitu hitungan 10 dan si senior pipis di pintu, maka sebuah send ok logam nongol di bawah celah pintu tepat menampung urine si senior. Sedetik kemudian si senior kelojotan karena kesetrum!! Rancho pun menjelaskan, air garam (termasuk urine) adalah penghantar listrik yang baik. Jadi sendoknya dikaitkan dengan kabel dan dihubungkan dengan arus listrik dari dalam kamar... duh! Ngilu tapi ngakak!
Dimulailah kehidupan 3 sahabat itu, sejak masuk institut teknik ternama di India (mungkin kalau disini macam ITB gitu kali). Mereka adalah Raju, Farhan dan Rancho. Dari ketiganya, Raju dan Farhanlah yang beneran 'idiot', maksudnya saat ujian nilainya selalu ranking paling bawah. Sementara Rancho justru juara terus diangkatannya, tapi orangnya super nyeleneh, nggak mau nurut sama aturan kampus. Seorang mahasiswa lain, Chatur, ambisius ingin jadi ranking 1 dan sirik berat sama Rancho.
Kemasannya komedi pol, campuran antara dialog cerdas sekaligus kocak, dan sesekali ada juga slapsticknya. Meskipun bikin penonton tertawa, sebenarnya film ini sarat kritik atas sistem pendidikan di India. Digambarkan tuntutan masyarakat bahwa anak lelaki harus jadi insinyur dan anak perempuan harus jadi dokter, titik. Profesi lain tidak diakui. Maka anak-anak muda harus sekolah, lalu lulus dengan nilai cemerlang agar dipinang perusahaan besar, lalu nanti punya rumah besar, mobil mewah dan barang-barang bermerk.
Simbol kakunya sistem pendidikan ini dihadirkan dalam sosok sang dekan, Mr Viru, yang sama sekali tanpa kompromi dan seolah tak punya hati. Hal ini bikin mahasiswa stres dan bunuh diri. Rancho melihat seniornya bunuh diri. Raju pun mencoba bunuh diri tapi gagal. Nah, Rancho yang nyeleneh berusaha mendobrak sistem yang kaku itu. Malah sok ngajarin profesornya cara mengajar! Dan kejahilan 3 sahabat ini memang sering kelewat batas.
Layaknya film India, tentu banyak adegan nyanyi dengan koreografi tarian massal dan durasi full 1 lagu, macam video klip. Saya yang bukan penggemar film India, bisa menikmati tari-nyanyi ini, karena lagunya modern, ceria dan up beat gitu. Aamir Khan sebagai Rancho tampak meyakinkan meski harus di make up begitu rupa agar tampak muda pas jadi mahasiswa dan tampak dewasa pas belasan tahun kemudian sudah jadi scientist. Singkatnya, kalau harus menilai, dari 5 bintang saya beri 6 deh!
Tag: india, idiot, aamir khan
Terkait:
-
Taare Zameen Par (Review)
Rabu, 6 Apr '11 08:37 -
The Way Back (2010)
Kamis, 20 Jan '11 06:00 -
Eat Pray Love (2010)
Jumat, 1 Okt '10 01:58
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
venus spice: Informatif
-
penjaja popcorn: Informatif
-
jokotarub: Box Office
-
warm: Informatif
-
kucing_usil: Good Take
-
kniwe: Mencekam
-
ibhe: Informatif
-
sofie: Informatif
-
oksbangs: Informatif
-
justnisa: Good Take
-
agus wibisono: Good Take
-
JuliaJessicaJennifer: Informatif

Komentar:
lagian nggak rugi kok ntn di bioskop, malah lebih seru krn ketawanya rame2 se-gedung bioskop
selain yg sdh saya ulas masih banyak kelucuan2 lain di dialognya lhoooo... dan ceritanya cukup kompleks
ane suka neh yg kocak-kocak!
sayangnya lokasi bioskop juauuuuuh banget
kucing_usil: bentar lagi main di Blitz PP tuh pusss...
kucingsapi™: ke PP nggak jauh dong? janjian aja ama kucing_usil
mm, sangat disarankan untuk membeli online, atau minta tolong sama teman untuk beli jauh jauh jam (ini sama dengan jauh jauh hari).
aku datang jam 5 lewat, untuk pilem jam 18.30... UDAH ABIS BANGKUNYA, semuanyaaaa.............
mahal dan di bangku kedua pula.. haha..
tapi gapapa, untungnya filmnya emang bagus, dan saya tidak menyesal sudah membayar mahal untuk film yang hampir 3 jam ini, hehe..
terimakasih mba sabai atas review nya
glad u liked it
Silahkan login untuk memberikan pendapat