Edge of Darkness 11
Selasa, 2 Feb '10 10:52
Seberapa dekat seorang ayah dengan anaknya ? Rupanya detektif Thomas Craven (Mel Gibson) tak terlalu dekat dengan Emma Craven (Bojana Novakovic), anak semata wayangnya. Emma anak yang cerdas dan setelah lulus kuliah ia magang di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang riset dan pengembangan untuk departemen pertahanan Amerika.
Suatu hari Emma datang mengunjungi ayahnya di Boston dan sesuatu yang buruk pun terjadi. Seseorang tak dikenal tiba-tiba melepaskan sebuah tembakan dengan senjata shotgun dan membuat Emma tewas seketika di depan Thomas.
Berita segera tersebar dengan asumsi bahwa Emma adalah korban salah sasaran dari para penjahat yang mengincar ayahnya. Namun rupanya Thomas memiliki dugaan tersendiri. Sang detektif pun memulai investigasi pribadinya, mencoba menyibak misteri dibalik kematian putrinya. Semua fakta yang ditemukan Thomas semakin menguatkan dugaannya bahwa Emma adalah target utama, dan bukan dirinya. Anehnya, satu persatu saksi kunci dari misteri ini tewas dengan berbagai cara, seolah tragedi ini dimotori oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan yang sangat kuat.
Misteri mulai terkuak ketika Thomas mengendus hawa konspirasi dari para pejabat negara yang bekerjasama dengan perusahaan tempat Emma magang untuk mengerjakan sebuah proyek besar yang berbahaya. Thomas mulai kehabisan waktu ketika mendapati bahwa dirinya telah terkontaminasi dengan radiasi nuklir dan sedikit sekali harapan untuk selamat. Tapi tetap kebenaran harus ditegakkan.
Box Office
Amerika banget. Itulah yang terbersit di kepala saya setelah menonton film berdurasi 108 menit ini. Alur cerita yang penuh kejutan dan akhir yang seakan mengambang namun tak membuat penasaran. Penokohan yang baik serta penggambaran watak yang samar dan nyaris tak tersurat membuat penonton berpikir dan memutuskan sendiri, siapa tokoh jahat dan baiknya.
Konflik yang dihadirkan pun sangat beragam dan kompleks, mulai dari misteri kematian Emma, konspirasi perusahaan raksasa dengan pemerintah hingga sebuah klub pencinta lingkungan. Semua diracik dengan apik hingga membentuk sebuah cerita yang utuh. Tak mengherankan film ini sempat menduduki peringkat kedua di Box Office dibawah Avatar. Ya, Mel Gibson bintangnya!
Artikel ini bisa dibaca juga di bakulrujak[dot]com
Tag: Perang, box office, action, mel gibson, amerika
Terkait:
-
From Paris With Love
Senin, 8 Feb '10 15:10 -
My Name Is Khan, Propaganda US?
Jumat, 26 Feb '10 01:58 -
Legion, Malaikat Bersenjata
Senin, 1 Feb '10 09:47
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
venus spice: Informatif
-
kniwe: Informatif
-
sabai: Mencekam
-
jokotarub: Informatif
-
Gambliz: Informatif
-
kucing_usil: Informatif
-
kucingsapi™: Informatif
-
oksbangs: Informatif
-
Haryo: Mencekam
-
ibhe: Informatif

Komentar:
kalo TAKEN sih keyeeeen....
Liat Mel Gibson tanpa Danny Glover rasanya aneh....
Liat dia main film action serius juga kesannya aneh aja (kecuali Braveheart tentu) ~ maaf buat para Mel Mania
Btw, I wish thi scountry problem can be solved by death like in this movie
edge of darkness terasa rancu. bimbang mau jadi drama tapi plot ceritanya bolong-bolong atau mau jadi film laga tapi aksinya mel gibson terasa melempem (faktor U mungkin?). tapi lumayanlah mengobati kangen ke mel gibson
Lalu, apa artinya dibuat mengambang kalo begitu?
Silahkan login untuk memberikan pendapat