The Departed: Lies. Betrayal. Sacrifice. How far will you take it? 18

Selasa, 2 Feb '10 16:39

Massive! Dari semua segi, ini film Super! Saya akan coba memaparkan kenapa saya bilang ini film Super.

Pertama, Aktor dan aktrisnya, all-star cast delivering all-star performances!
Kedua, Screenplay-nya top abis!
Ketiga, Musiknya ngepas banget!
Keempat dan yang paling penting, Disutradarai oleh Martin Scorsese. Nggak kenal? Coba check di IMDb


Mulai dari Matt Damon, Leonardo DiCaprio, Jack Nicholson, Alec Baldwin, Mark Wahlberg, Martin Sheen, Vera Farmiga sampe Ray Winstone dan Anthony Anderson. Gimana nggak all-star ini film? Mungkin ini Film terbaiknya Martin Scorsese setelah Raging Bull. Dan semua bintang benar-benar menjadi bintang di film ini. akting dan penampilan mereka benar-benar membuktikan kualitas mereka.

Ceritanya berlingkup di sekitar pengkhianatan. Antara masing-masing 'orang dalamnya' mafia dan polisi. Sebuah cerita yang kompleks terasa cukup ringan dimengerti berkat screenplay yang apik. Mark Wahlberg mencuri perhatian saya di film ini. gaya dan emosinya kena banget. Saya jadi selalu menunggu dan mengantisipasi scene-nya Wahlberg yang berikutnya. Bravo buat aktor yang juga jebolan New Kids On The Block ini.

Akhir kata, jika anda pengen lihat film yang luar biasa keseluruhannya, jika anda suka film yang lapisan ceritanya agak njelimet tapi pol, tonton film ini. Saya jamin, film ini nggak AKAN mengecewakan.


Cast: Matt Damon (Colin Sullivan), Leonardo DiCaprio (Billy Costigan), Jack Nicholson (Frank Costello), Alec Baldwin (Capt. Ellerby), Mark Wahlberg (Sgt. Dignam), Martin Sheen (Capt. Queenan), Vera Farmiga (Madolyn), Ray Winstone (Mr. French), Anthony Anderson (Brown)
Director: Martin Scorsese
Running Time: 151 minutes
Company: Warner Bros. Pictures
Genre: Action-Crime-Thriller-Mystery

 

Trailer

 

" />

seperti yang saya tulis di sini


Tag: the departed

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

kniwe 0 0
Menurut saya, bukan film terbaik Scorsese tapi baguslah dia akhirnya berkesempatan merasakan Oscar...
ibhe 0 0
kniwe: iya, masi oke Raging Bull : ) tapi yang ini pun not bad at all : D
sabai 0 0
saya nggak terlalu suka film ini!
mengapa eh mengapa?
karena eh karena... masih lebih bagus Infernal Affairs, film Hong Kong yang di remake menjadi The Departed.

Di Infernal Affairs itu ya, benar-benar terlihat meyakinkan gitu polisi-polisi under covernya, bener-benar kayak polisi under cover beneran yang saling berkhianat beneran...
liciknya sampe ke tulang sumsum!!!
sabai 0 0
btw, saya sampek sempat bosen dan ketiduran nonton The Departed di bioskop...
padahal pas ntn Infernal Affairs, mata ini tak bisa kedip sejenak pun!
ibhe 0 0
sabai: hehe selera kita beda yah? tapi saya memang kepincut sama aktingnya Mark Wahlberg. emosinya dapet : D
sabai 0 0
ibhe: aaah... ini pula mark Wahlbarg karakter yang maksakeun... ditambahin di the Departed demi menjunjung tinggi nilai-nilai keAmerikaan.

jauuuuh lbh keren Tony Leung lah : D
sabai 0 0
ibhe: baidewei eh baidewei... udah nonton infernal affairs belum?
jokotarub 0 0
ebuseeeet.. ibhe ama sabai rame amat ngobrolnya!
Hollywood mang keabisan ide ye, ngebikin ulang film ngetopnya Hong Kong!

Biasanya kalo film remake begini, nyang aslinya lbh mantep dari remake-nya...
ibhe 0 0
ampuun mbak sabai .. ampuuunnn : ((
Gambliz 0 0
Saya belain deh ibhe...wakakakaka.....

"Infernal Affair" jelas keren abis...

Tapi Scorsese bisa membuat film ini sesuai dengan konteks Amerika, plus secara tersirat Scorsese mampu menjelaskan genealogi kekerasan di Boston yg berakar pada persoalan identitas, nah identitas kan juga persoalan yg krusial di film ini (soal peran agen ganda dari dilakoni dua protagonis)...jadinya klop dah....crime drama yg jauh dari kesan shallow....Walaupun awalnya ga terima "Babel" kalah dari film ini, tapi akhirnya saya sadar bahwa "The Departed" ga sekadar menawarkan plot yg solid, tapi juga ide sentral yg ga kalah kompleks dari karya Inarritu itu....

btw, saya sangat menikmati 30 menit pertama, plus opening credit yg mengejutkan karena muncul setelah film jalan segitu lamanya....

ibhe 0 0
berlindung dari mbak sabai dibelakangnya mbak Gambliz
Donald Duck 0 0
keren juga niyh film
sabai 0 0
ibhe: hahahaha... (gaya tertawa bengis pria pemerkosa di film Indonesia 80an) "Berteriaklah! tidak ada seorangpun yang akan mendengarmu! Hahahaha...."
sabai 0 0
Gambliz: weits... kalo dibandingin sama Babel yah jelas masih bagusan The Departed. Babel mah saya curiga Inarritu cuma kepengin shooting keliling dunia... : D

*yak diskusi mulai melenceng*
Gambliz 0 0
sabai: Iya...setelah nonton keduanya berkali-kali, emang "The Departed" lebih mantab....tapi, tetep imbang kalo fragmen Rinko Kikuchi itu berdiri sebagai film tunggal.....

ibhe: awalnya saya berniat belain kamu...tapi fatalnya, kamu manggil saya mbak...ya udah, saya ikhlaskan kamu ditangkap sama mbak Sabai yg ganas dan sedang ingin memerkosa...: p
ibhe 0 0
Gambliz: aaahh nyembah mas Gambliz
Fanny 0 0
eh men, gila saya juga suka banget sama film ini hehe
tapi stuju juga sama mba sabai, di infernal affair, emosinya lebih berasa. lebih berasa licik-licikannya, apalagi pas adegan pembunuhannya. kalo di the departed, entah mengapa, kurang aja gitu.. tapi saya tetep suka juga sm the departed. haha. jadi saya disini sebagai penengah antara mas Gambliz dan mba sabai.. sabar tante,, oom.. dua-duanya bagus kooo..
: D
Ahmad Makki 0 0
Saya sepakat Sabai. Infernal masih punya nilai plus, terutama soal suspense, meski saya tetap bilang ini film bagus.

Satu kesalahan kecil yang sangat mengganggu, ketika Dammon digiring Leo dalam lift, tangannya sempat terlepas saat mengalami guncangan. Padahal saat itu Dammon tengah diborgol. Sungguh mengganggu.

Silahkan login untuk memberikan pendapat