Laporan Dari Screening Tebus : Drama Thriller Indonesia Yang Mengejutkan 6
Senin, 21 Mar '11 19:28
Pecinta film di Indonesia saat ini memang sedang dilanda "mimpi buruk". Kabar pemboikotan MPAA sebagai akibat penerapan peraturan pajak baru pemerintah, sehingga berimbas pada ketidakpastian jadwal tayang film-film Hollywood main di bioskop kita. Dan jujur, Penulis menganggap hal tersebut sangat menyedihkan. Terlebih bulan ini adalah bulan awal di mana blockbuster season di mulai , yang berarti film-film berbujet besar dan penuh efek terkini akan menghibur mata kita semua. Ketidakpastian ini, semakin menjadi tatkala dari film nasional yang kita harapkan memberikan sajian yang apik, pun masih mempertontonkan film yang bertema dan bermutu " begitu-begitu saja". memang secara kualitas film Indonesia masih snagat sulit bersaing dengan film Hollywood ( jangan pernah membandingkan film nasional dengan Hollywood, karena memang sangat berbeda dari historis, dana dan iklimnya).
Dari awal tahun hingga pertengahan Maret ini, film-film nasional yang hadir di bioskop belum memuaskan "hasrat" menonton Penulis ( dan saya yakin juga MOOviers). Tapi, satu film nasional tampaknya akan mencuri perhatian pecinta film. Film tersebut adalah TEBUS.
Gaung film TEBUS sudah disebarkan beberapa minggu yang lalu. Dan jujur Penulis akui, strategi marketing Skylar Pictures kali ini sangatlah cerdas. Merangkul media, social network, seperti Facebook dan Twitter, Skylar mampu menciptakan hype yang lumayan kencang untuk TEBUS yang merupakan produksi film kedua mereka. Namun jujur, sampai kemarin Penulis masih sedikit apriori dengan TEBUS, yang dikhawatirkan menyajikan trailer yang menipu. Ternyata, penulis SALAH!.
Screening untuk pers sendiri diadakan hari ini, Senin ( 21 Maret 2011) mulai pukul 09.30 bertempat di Plaza Indonesia Ext. XXI lantai 6. Screening yang diadakan untuk pers ini dihadiri banyak pihak pers. Dan sebetulnya acara press screening ini bisa menjadi bumerang buat produser. Artinya jikalau film yang ditayangkan tidak sesuai dengan ekpektasi banyak orang, film tersebut terancam "gagal" sebelum rilis ke pasaran. Namun, hal ini tidak berlaku untuk TEBUS.
Acara dimulai dengan pemutaran filmnya. Dan, jujur menurut Penulis ini adalah film nasional pertama tahun ini yang membuat Penulis betah duduk sampai film selesai. Filmnya sendiri menawarkan cerita yang biasa sebenarnya, namun dengan dukungan akting dan twist yang yang mengejutkan. Tentunya Penulis tidak akan mengungkapkan cerita film ini. Namun, film ini menceritakan sebuah plot balas dendam menjadi sangat menarik dari segi visual maupun cerita. Banyak adegan mengejutkan di dalamnya ( untuk sinopsis dan info film TEBUS bisa di cek di Database Filmoo.com). Penulis juga menaruh kredit khusus kepada aktor-aktris cilik Dayat Idola Cilik dan Luna Sabrina yang bernain brilian di sini.
Seusai pemutaran film, diadakan konferensi pers yang dilakukan di Urban Kitchen lantai 5 Plaza Indonesia. Dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh sutradara Muhamad Yusuf, aktor-aktris seperti Chintami Atmanegara, Jajang C. Noer, Tio Pakusadewo ( yang sayangnya meninggalkan konferensi pers karena suatu urusan), pemain cilik Dayat dan Luna Sabrina dan jajaran aktor pendukung lainnya.
Press Conference Tebus
Dalam acara tanya jawab, terungkap fakta-fakta yang mengejutkan.Seperti film Tebus yang sudah berganti 3 kali untuk penulis skenarionya hanya karena Muhammad Yusuf sang sutradara meninginkan cerita yang terbaik untuk TEBUS. Juga terungkap fakta bahwa pemilihan lokasi memerlukan waktu 3 bulan untuk pencariannya. Dan lokasi Gunung Bunder di daerah Bogor pun memerlukan perizinan yang berat. Karena Gunung Bunder termasuk daerah terlarang yang merupakan tempat latihan militer.
Aktris yang tetap cantik di usia matangnya, Chintami Atmanegara, yang menampilkan permainan bagus di TEBUS juga ternyata melakukan adegan berbahayanya sendiri di film ini. Dalam TEBUS, Chintami diharuskan melakukan adegan terjun dari puncak air terjun dan diharuskan mengulang adegan tersebut tiga kali untuk mendapatkan adegan yang maksimal. " Adegan itu adalah adegan terberat bagi saya. Namun, saya tertantang untuk melakukannya. Dan saya diharuskan mengulang adegan tersebut tiga kali. Rasanya saya bila suatu saat diharuskan beradegan serupa, saya kapok ", ujar Chintami yang disambut tawa oleh para undangan.
Fakta mengejutkan lainnya adalah penulis naskah, Beby Hasibuan , aktor pendatang baru Freddy Prahman ( 23 tahun) pemeran karakter Joko, merupakan aktor yang baru pertama kali ini bermain dalma film layar lebar. Meskipun dia sudah berpengalaman bermain teater. Begitupun pemain cilik Dayat Idola Cilik, film TEBUS merupakan film layar lebar pertamanya.
Sutradara Muhammad Yusuf pun mengakui dia belajar banyak dari film pertamnya, JINX, yang gagal di pasaran. Belajar dari pengalaman tersebutlah Yusuf mengungkapkan dirinya berusaha mempersiapkan film keduanya ini sebaik mungkin.
Aktris senior Jajang C. Noer ( yang seperti biasa aktingnya luar biasa di setiap filmnya) juga mengungkapkan dirinya sebenarnya hati-hati dalam memilih peran. Jajang juga mengungkapkan dirinya sebisa mungkin menghindari bekerja sama dengan sineas yang baru dikenalnya. " Namun, ketika saya bertemu Yusuf dan membaca naskahnya, saya merasa ada dorongan untuk menyetujui berperan dalam film ini. Saya seperti di dorong oleh malaikat untuk menerima tawaran bermain dalam TEBUS", begitu ujar Jajang C. Noer dalam konferensi pers itu.
TEBUS menurut Penulis adalah alternatif tontonan di era ketika film nasional menawarkan film dengan tema yang "tidak masuk akal" dan digarap sembarangan. Sejauh yang Penulis rasakan ketika menonton filmnya dan menyaksikan cara Skylar Pictures mengemas film ini baik dari segi marketing, konferensi pers ataupun menggarap film ini, rasa skeptis penonton Indonesia tidak patut diarahkan ke film ini. Sekali lagi jangan dibandingkan dengan Hollywood atau film-film Asia lain yang memang sudah beberapa langkah di depan kita. Terlepas dari adanya kekurangan, TEBUS mampu menunjukkan bahwa film Indonesia ada yang digarap secara serius dang memakai "hati" . Selamat menonton film TEBUS, MOOviers.
Tebus akan dirilis pada tanggal 31 Maret 2011 diseluruh bioskop tanah Air.





Tag: movie, 2011, tebus, 31, maret
Terkait:
-
100 Juta untuk "Negative Review" TEBUS
Senin, 4 Apr '11 18:56 -
Review: TEBUS (2011)
Kamis, 31 Mar '11 19:41 -
SAFE HOUSE : A BUDDY ACTION THAT DIGS DEEPER
Kamis, 1 Mar '12 04:11
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Taruma:
-
sabai: Good Take
-
kniwe: Informatif
-
Deli Putra: Informatif
-
oksbangs: Informatif

Komentar:
saya memohon untuk menghapus tulisan ini, karena POSITIF MENJIPLAK dari tulisan yang bersumber dari situs Filmoo.
http://www.filmoo…-mengejutkan
saran gue sih ditulisi sumbernya aja, gak perlu dihapus ini
Tadi saya dah nanya penulisnya. Katanya, gak apa-apa.
Pribadi, saya memang gak suka kasus copas. Tapi, setelah nanya ke penulisnya dan bilang gak apa-apa sayanya yang malu.
Saya Mohon Maaf untuk DJ.Fikry Kaskus.
tapi tetep loh, pribadi, saya gak suka. -___-
well, terlepas dari copas-nya, posting ini cukup menggoda saya untuk nonton TEBUS
Yup. saya juga jadi penasaran ama TEBUS.
Silahkan login untuk memberikan pendapat