Artikel Gambliz

Membaca Inception, Nolan, dan Kegemarannya Berbicara Soal Kenangan   36 Box Office +10 alasan Nolan mempertahankan skema konflik macam itu bolehlah disebabkan kesamaan visinya dengan Nietzsche yang pernah berucap "(even) the truthful man…
Allende dan Dokumenter yang Merayakan Sepenuhnya Nostalgia   5 Box Office +4 Film ini adalah dokumenter bernuansa personal yang tidak biasa, dan memuat serta menghidupi kenyataan bahwa utopia tetap menjadi utopis, serta asyik merayakan…
Mengenang Tukang Ejek Nomor Wahid Indonesia   4 Good Take +5 Banyak "penggemar film" yang merasa tuntas laiknya pergi haji, apabila telah rampung menyuntuki karya seorang sineas, lengkap dari semua katalog yang…
Tamasya Muram Gembira ala Hathaway   4 Good Take +3 Anne Hathaway tidak pantas disejajarkan dengan sejawat alumni Disney yang lain. Ia berada di tataran yang berbeda.
Soal Pertaruhan dan Surealisme yang Kaffah Dalam “Parnassus”   4 Box Office +5 Gilliam teguh mengusung surealisme agar mampu mencapai kadar yang sepantasnya untuk sebuah karya yang berani melabeli dirinya sebagai karya surealis.
Memaknai 100 Tahun Narasi Besar Bernama “Akira Kurosawa”   7 Box Office +7 Dengan menawarkan snapshot esensi budaya Jepang, Kurosawa mengajak kita membawa wacana itu menuju arena yang lebih luas. Arena kemanusiaan universal itu…
Lima Film Stephen Chow terbaik versi Gambliz   13 Good Take +5 Apakah anda familiar dengan nama Chiau Sing Chi? Tidak? Bagaimana kalau saya ganti nama itu menjadi Stephen Chow? Yupz, saya yakin rata-rata penikmat…
Wacana Soal Tubuh dalam Malèna   6 Box Office +7 Malèna merupakan puncak kemampuan Tornatore berbahasa melalui medium gambar. Film ini menyentuh wilayah peka manusia.
"Changeling" yang Menantang Pemahaman Kita Soal Feminisme   6 Good Take +6 Salah satu aspek yang kuat dari film ini adalah kebersahajaannya mengusung isu kesetaraan jender.
Merekam Sosok Ayah lewat Memoar   7 Box Office +5 Saya gagal mengenal sosok ayah barangkali. Permasalahan serupa dialami oleh sastrawan Inggris Blake Morrison. Bedanya,ia menuangkan pengalaman yang gamang…
Let's Swing Ladies and Gentlemen!!!   6 Good Take +5 "There are two kinds of people in this world....people who swing, and those who don't". Certainly, this film does swing too.
The Road dan Kebebasan Manusia Paska Faktisitas   10 Box Office +5 The Road berbicara soal keterlemparan manusia di dunia yang makin nihil kemanusiaan, beserta kehendak bebas dimiliki manusia untuk menyikapinya.
“Amores Perros” - Sebuah Elegi Modern yang Unik   6 Box Office +5 Seorang karakter yang saya jamin akan langsung menarik perhatian setiap penonton yang menyaksikan “Amores Perros”, adalah seorang lelaki tua lusuh,…
"Sherlock Holmes" dan Upaya Merayu Pelanggan Baru   8 Box Office +5 Film ini dengan segala premis anyar yang ditawarkan, akan melukai penggemar lama, tapi memang mencoba merayu pelanggan baru. Apa mau dikata.
"Idiocracy" - Kebodohan masa depan dan ilusi kemajuan ala Historisisme   5 Informatif +4 Well, premis film ini, sebodoh apapun ide yang ditawarkannya, sebenarnya tidak terlalu ngawur. Film ini mampu memberikan refleksi pada kita betapa bahayanya…
Bermain dengan Film Studies: Asumsi soal Miyabi dan "Curhat Massal" lewat Pornografi   9 Good Take +4  Pada prinsipnya, pornografi merupakan upaya melanggar dan mendokumentasikan pelanggaran atas keteraturan sosial tersebut, untuk meneguhkan eksistensi…
Apa Lagi yang Kau Cari Señor ?   7 Good Take +3 sutradara Meksiko ini berupaya untuk konsisten mengusung konsep kisah bersama kompatriotnya Guillermo Ariaga, menggunakan narasi ala Arthur Miller bernuansa…
Karena sinema memang eksplosif dalam “Inglorious Basterds”   3 Box Office +5 Merujuk pada Julia Kristeva, Tarantino selalu menampilkan karyanya sebagai wujud kongkrit sebuah konsep intertekstualitas. Karena menyaksikan karya Tarantino,…